Di pojok sebuah senja kala itu aku terdiam menatapmu Bagaimana tidak? ketika ku hanya dapat menatapmu ada yang lain datang dan menyapamu hangat. Kau menyambutnya tiada sepertiku, kau menyambutnya dengan senyum indahmu yang menggilai duniaku sampai aku tak tahu lagi bagaimana harus menceritakan senyummu itu, sampai kemarin kau mendiamkanku ketika ku ajak kau bicara.
Pecah hati bagai seribu ketiak kau mendiamkanku, sungguh aku mengagumi pesonamu, ku mohon beri sedikit kesempatan untukku mencintamu, ya Tuhan meracau apa lagi aku hari ini?! tuhan...
beri jalanmu untukku padanya, ku ingin bersamanya dan mencintanya atas namamu tuhan, karena jika bukan kau yang membantuku maka siapa lagi tuhan,
tuhan ku mohon, simpuhku untukmu bantuku buka jalanku..
Pecah hati bagai seribu ketiak kau mendiamkanku, sungguh aku mengagumi pesonamu, ku mohon beri sedikit kesempatan untukku mencintamu, ya Tuhan meracau apa lagi aku hari ini?! tuhan...
beri jalanmu untukku padanya, ku ingin bersamanya dan mencintanya atas namamu tuhan, karena jika bukan kau yang membantuku maka siapa lagi tuhan,
tuhan ku mohon, simpuhku untukmu bantuku buka jalanku..
Komentar
Posting Komentar