Rindu kian menyiksa

Malam ini tak sanggup rasanya aku untuk menuliskan lantunan puisi, namun kegundahan juga tak sanggup untuk aku tampung sendiri, ku dengar dari seorang teman perempuanku tentang untaian syair namun tak jua aku mampu menuliskannya lantas ku buat saja tulisan ini, tulisan yang akan menggambarkan perasaanku akan sebuah kerinduan yang mendalam, ketika cinta yang agung harus dipisahkan oleh sebuah jalan yang disebut takdir tuhan.

Banyak ragam cara untuk melukiskan betapa besar kekecewaan dan kerinduan yang sedang ku hadapi namun ku rasa hanya kata yang bisa keluar untuk menggambarkannya, jalanku mungkin sebenarnya tidak sukar untuk dilewati namun begitu banyak hal yang harus ku perhatikan untuk menempuh jalan ini, tuhan memberikan banyak batasan - batasan serta halangan untukku agarku tak jauh dari jalannya, hanya karna merindu, hidupku tak menentu.

Jujur aku bingung dengan apa yang sedang aku hadapi, betapa besar kebingunganku, betapa hancur hati ku, serta betapa berkobarnya api amarahku, sebenarnya apa yang sedang terjadi denganku? sungguh aku pun tak tahu, jika saja tuhan bisa dihubungi dan menjawab secepat dia membuat mahluknya dapat menjawab, sungguh ku pasti akan merasa lebih baik, tapi apakah benar aku menjadi lebih baik? hanya tuhan lah yang tau akan jawabnya.

Tuhan jika saja engkau perbolehkan aku untuk memahami makna cinta kasih lebih jauh, pastiku akan menerima semuanya dengan lapang dada, aku yakin tuan pasti mencintai dan mengasihiku namun apakah ada cinta kasih lain yang tak ku pahami? aku sungguh tak tahu tuhan tolong ajariku.

catatan hamba berdosa.
3/12/2016


Komentar